PiON Clinician
Tentang Pion
PiON Clinician (@pionclinician) adalah biro psikologis bagi individu dan keluarga untuk mencapai keseimbangan batin antara pekerjaan, cinta, dan bermain. PION yang merupakan singkatan Personalised Intervention memiliki tujuan memberikan intervensi psikologis yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan klien. Saat ini di Pion Clinician telah bergabung lebih dari 40 ahli dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia. Para ahli kami adalah Psikolog Klinis Dewasa, Psikolog Klinis Anak & Remaja, Psikolog Pendidikan, Konselor Pasangan, Konselor Laktasi, Praktisi EMDR, Praktisi Therapy, Praktisi DBT, Life Coach, serta Financial Coach.
Tentang Asesmen SIAP PLUS (SIAP+)
Asesmen SIAP PLUS (SIAP+) merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan oleh perusahaan/lembaga dalam memilih dan menempatkan pekerjanya dalam suatu posisi. Sebelum mengetahui apakah pekerja bisa dan handal dalam mengerjakan tugas tertentu, perlu dilihat terlebih dahulu apakah karyawan tersebut siap dan memiliki potensi bekerja.
Asesmen SIAP+ adalah asesmen online yang mengukur kesiapan seseorang untuk bekerja praktis, meliputi kemampuan atensi, konsentrasi, motivasi kerja, dan pemahaman kerja.
Aspek-aspek yang diukur oleh asesmen SIAP+ adalah:
- Safety Productivity: Kemampuan untuk mencapai hasil kerja pada taraf tertentu dan mematuhi standar keselamatan kerja
- Instructional Accuracy: Kemampuan untuk mengikuti dan memahami instruksi lisan maupun tertulis dengan perhatian dan akurasi yang tinggi
- Safety Instruction: Pemahaman tentang instruksi yang rumit (verbal dan tulisan) dan mematuhi prosedur keselamatan kerja yang ditetapkan
- Persistent Concentration: Kemampuan untuk tetap gigih dan fokus pada tugas yang dikerjakan dalam jangka waktu yang panjang
- Accurate Productivity: Kemampuan untuk mencapai hasil kerja pada taraf tertentu dengan memperhatikan akurasi dalam setiap tugas yang dilakukan
Kelima aspek diatas diambil dari analisa gabungan komponen aspek-aspek berikut ini:
-
1. Kekuatan Kemauan
Tingkat potensi Kemauan/motivasi individu untuk mengerjakan suatu tugas
-
2. Kegigihan
Tingkat potensi kegigihan / ketekunan individu dalam menuntaskan suatu tugas dengan periode waktu tertentu
-
3. Atensi dan Akurasi
Tingkat potensi individu dalam mengatur perhatian atau fokusnya untuk mengerjakan tugas dengan tepat
-
4. Performa Konsentrasi
Tingkat Potensi individu dalam mempertahankan atensi / fokus perhatiannya ketika mengerjakan tugas dalam periode yang lebih lama
-
5. Kesadaran Keselamatan Kerja
Serangkaian prinsip dan praktik yang dirancang untuk meminimalkan risiko kecelakaan, cedera, atau kerusakan pada individu di tempat kerja melalui identifikasi dan pengelolaan perilaku dan pola pikir yang mempengaruhi keamanan pribadi dan lingkungan kerja
-
6. Pemahaman Instruksi Tertulis
Kemampuan untuk memahami informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan, termasuk menginterpretasikan instruksi dengan benar dan menerapkannya dalam konteks kerja.
-
7. Pemahaman Instruksi Lisan
Kemampuan untuk memahami informasi yang disampaikan secara verbal oleh orang lain, termasuk mendengarkan dengan baik, memahami pesan yang disampaikan, dan menanggapi instruksi yang disampaikan dengan tepat.
Durasi yang diperlukan untuk pengerjaan adalah sekitar 30-60 menit. Pada kesimpulan, lembaga akan mendapatkan hasil rekomendasi (disarankan / tidak disarankan), kekuatan dan tantangan individu, juga saran pengembangan bagi individu tersebut.